7 Jurus Hindari Mulut ‘Bau Naga’ di Tengah Bulan Puasa Ini. Pasti Risihkan Dengan Baunya!


Mulut ‘bau naga’ merupakan perumpamaan yang kerap dilontarkan oleh orang-orang untuk bau mulut yang kurang sedap. Meski menyebalkan, namun aroma mulut tak sedap ini sebenarnya bisa terjadi ke siapa saja, termasuk kamu. Apalagi di tengah bulan puasa ini, saat rongga mulut menjadi kering karena tiada makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh. Nah biar mulut gak ‘bau naga’, mendingan cegah lewat 7 hal ini:

 

1. Cek kesehatan gigi dan mulut ke dokter

home-img-toggle2-6fc6e3d0e48625f265a17caddf5495aa.jpg

Menyambut bulan Ramadan, salah satu ritual yang wajib dilakukan ialah memeriksakan gigi dan mulut ke dokter. Coba deh periksakan, siapa tau ada gigi yang berlubang atau karang gigi yang perlu segera dibersihkan.

 

2. Kunyah makanan dengan benar

gettyimages-522795511-56a8f53a3df78cf772a234a7-2d7fd49b7c8b8245cab346eff4acbdfd.jpg

Tahu gak sih, kalau ternyata pencernaan yang tidak berjalan baik di dalam tubuh juga turut andil dalam munculnya bau mulut yang tak sedap? Itulah sebabnya, salah satu hal simpel yang bisa kita lakukan untuk mencegah hal ini ialah dengan mengunyah makanan dengan baik. Jangan terburu-buru, dan pastikan makanan terlumat dengan baik.

 

3. Rutin sikat gigi adalah kunci utama

03-rules-to-follow-if-you-have-sensitive-teeth-softer-627586218-peopleimages-350161407846c3419bd8c0b4ba089c7c.jpg

Puasa makan bukan berarti kamu jadi ikut-ikutan puasa rutinitas yang satu ini! Menyikat gigi adalah hal wajib, setidaknya dua kali sehari seperti yang banyak dianjurkan. Selain wajib tahu teknik membersihkan area gigi dan mulut dengan benar, salah satu yang tak boleh ketinggalan ialah memilih pasta gigi yang tepat. Untuk itu, cobalah Pepsodent Herbal untuk solusi mencegah bau mulut tak sedap. Dengan kandungan bahan alami seperti jeruk nipis, garam, dan daun sirih, area gigi, gusi, dan mulut pun akan terjaga kebersihan dan kesehatannya. Satu lagi: nafas pun dijamin tetap segar meski kamu berpuasa!

 

4. Minum teh hijau tanpa gula

78629671-9090b6429ec842348d59a9ba8b21fd44.jpg

Teh hijau pahit, memang ada manfaatnya? Jawabannya ada banget, guys! Kandungan zat polyphenol dalam teh hijau dipercaya ampuh untuk membersihkan bakteri di area saluran pernapasan. Bisa nih, jadi ide minuman pembuka sahur atau berbuka.

 

5. Rajin berolahraga

woman-fitness-inspiration-is-important-to-make-you-stay-fit-and-healthy-as-well-as-happy-a829e58e73785e723d1b3b37fc06968f.jpg

Olahraga bisa membantu mengeluarkan zat racun di dalam tubuh, termasuk yang ada di area mulut. Jadi, jangan gunakan puasa sebagai alasan untuk bolos olahraga, ya!

 

6. Hindari konsumsi makanan berbau tajam

58acef8ceda5659b1ae92f31-e3b5c34887accca267fc38b2c0a8b0ec.jpg

Apa yang kamu makan dan minum bisa berpengaruh ke aroma mulut. Jadi, sebaiknya hindari konsumsi makanan atau minuman yang beraroma tajam saat sahur dan berbuka, seperti misalnya jengkol, petai, durian, dan lain-lain. Semuanya makanan favoritmu? Kalau begitu, pastikan kamu selalu menyikat gigi setelahnya untuk membersihkan sisa makanan dan membunuh bakteri di gigi, sekaligus mengembalikan kesegaran nafasmu. Untuk yang satu ini, bisa menggunakan Pepsodent Herbal, guys. Tak hanya aktif bunuh bakteri, formula di dalamnya juga membantumu untuk menjaga nafas tetap segar selama seharian.

 

7. Kebanyakan tidur = siap-siap bau mulut tak sedap

shutterstock-236902021-138dab3594bed6531cc9042854de333a.jpg

Hah, memang ada hubungannya? Jawabannya ya ada, dong. Saat tidur, area mulut kita menjadi kering karena kurangnya air. Kondisi ini rentan memicu munculnya aroma mulut yang tidak sedap. Makanya, tidur berlebihan di kala puasa itu sebaiknya dihindari saja. Daripada tidur, lebih baik isi waktu luangmu dengan kegiatan yang bermanfaat.

Nah, seperti yang bisa kita baca di atas, mulut ‘bau naga’ itu bisa terjadi kepada siapa saja. Apalagi di bulan Ramadan ini. Untuk itu, pastikan kamu memerhatikan kesehatan gigi dan mulutmu dengan baik lewat ketujuh cara di atas.