9 Makanan Khas Daerah Saat Lebaran, Cobain Yuk!


Setelah hampir sebulan berpuasa, menahan nafsu dan dahaga, tidak terasa sebentar lagi kita akan menyambut hari kemenangan. Berbagai tradisi seperti mudik dan berkunjung silaturahim sepertinya akan menjadi hal yang menyenangkan untuk beberapa hari ke depan. Aneka hidangan juga akan menjadi santapan. Di Indonesia sendiri, sudah menjadi kewajiban menjamu tamu dengan berbagai makanan ketika lebaran tiba. Kita bakalan sering menemukan opor ayam dengan ketupat yang lezat, nih!

Eits, tetapi kita hidup di Indonesia yang terkenal dengan surga kuliner! Ternyata nggak cuman ketupat dan opor lho, di beberapa daerah, ada makanan khas Lebaran pendamping ketupat yang tentunya nggak kalah lezat selain opor ayam! Mau tahu apa saja sih? Simak ya!

 

Gulai Nangka (Medan).

Makanan ini terkenal banget lho di tanah Medan dan mudah ditemui kala Lebaran. Gulai nangka ini sendiri berisi potongan buah nangka muda yang dicampur dengan iga sapi, dengan rempah-rempah seperti ketumbar, cabai merah, bawang merah dan putih serta kunyit, jahe dan lengkuas. Yang punya kerabat di Medan, jangan lupa mengicipi gulai nangka, ya!

 

Semur Betawi (Jakarta).

Tampilan Semur Betawi yang berasal dari Jakarta ini sekilas memang mirip rendang, tetapi penyajian makanan ini disandingkan dengan bencok, kentang goreng kering dengan ebi halus. Cita rasanya itulah yang membuatnya begitu tersohor di Jakarta kala Lebaran, nih. Kamu yang asli Jakarta pernah coba, kan?

 

Soto Banjar (Banjar).

Nah, kalau orang Banjar ini punya kuliner khas Lebaran yang terkenal juga, lho. Soto Banjar sendiri sudah menjadi primadona banyak orang, karena penambahan jeruk nipis, cita rasanya yang agak asam memang menjadi ciri khas dan tidak ditemukan di kuliner yang lain. Pernah coba?

 

Bebek Gulai Kurma (Aceh).

Kalau yang pernah mudik ke rumah kerabat di Aceh, pasti deh nggak asing sama makanan khas ini. Di Aceh, menu dengan daging bebek sudah terkenal juara! Salah satunya ini nih, bebek gulai kurma. Disajikan dengan rempah-rempah dan santan yang kental, bebek gulai kurma akan membuat siapapun rindu kehangatan silaturahmi bersama kerabat ketika Lebaran. Ada fakta unik lho, meskipun namanya bebek gulai kurma, sajian ini tidak menggunakan buah kurma.

 

Kellapate (Madura).

Nah, kalau merasa jika makanan khas Lebaran itu identik dengan daging ayam atau bebek, maka kellapate dari Madura ini pakai menu yang antimainstream, yaitu ikan tenggiri! Ikan dimasak dengan kuah santan dan aneka bumbu, bakalan lebih mantep kalau disajikan dengan potongan cabai merah dan belimbing wuluh, lho.

 

Ayam Gagape (Makassar).

Kalau menu dari Makassar ini, khas dengan ayam yang disajikan dengan parutan kelapa sangrai, sehingga kuahnya terasa begitu kental dan gurih. Nah, biasanya nih selain dimakan dengan ketupat, orang Makassar menyantap ayam Gagape dengan makanan khas Makassar lainnya yakni coto. Mantap!

 

Lodeh Terong (Pekalongan).

Kalau di Pekalongan, sajian Lodeh Terong sudah terkenal lho ketika Lebaran. Menggunakan terong hijau, lodeh terong disajikan dengan kuah santan serta potongan daun mlinjo dan irisan kecombrang yang membuat cita rasanya semakin kaya.

 

Selat Solo (Solo).

Ada yang bilang nih, kalau selat solo itu perpaduan masakan Eropa karena sajiannya yang mirip salad, tetapi masih bermuatan lokal, lho. Menu unik ini terdiri dari daging sapi, telur, dan bermacam sayura dengan percampuran antara hidangan bistik, salad, dan sup. Asli Solo kangen rumah nih?

 

Lomang (Tapanuli Selatan).

Di Tapanuli Selatan, lomang kepopulerannya menyaingi ketupat, lho. Lomang sendiri terbuat dari beras ketan yang dimasak dengan cara dibakar di dalam bambu hingga matang, dan bisa dinikmati tanpa pelengkap, namun orang biasanya memakannya dengan rendang maupun aneka sayuran lainnya.

Gimana dengan makanan khas daearahmu?