,

Ini Dia 5 Hal yang Harus Diketahui Nonmuslim Selama Bulan Ramadhan

Bulan Ramadan bagi umat Islam adalah bulan yang paling dihormati dan diklaim paling suci di antara 11 bulan lainnya. Pada bulan suci ini, seluruh umat muslim berpuasa sebulan penuh dari mulai matahari terbit sampai matahari tenggelam. Selain itu juga, mereka berlomba-lomba untuk berbuat kebaikan pada bulan Ramadan yang dipercaya membawa berkah ini dan yang pada akhirnya ditutup dengan hari kemenangan yaitu Idul Fitri.

Di Indonesia, yang sebagian besar penduduknya beragama Islam, sudah pasti Bulan Ramadan disambut dengan suka cita. Tapi bagaimana jika kamu bukan muslim? Apa yang harus kamu lakukan di bulan puasa? Apakah ada perbuatan yang akan menyinggung teman anda yang sedang berpuasa?

 

1. Kamu Boleh Kok Makan di Depan Teman yang Sedang Berpuasa

Selama kurang lebih 30 hari umat Islam akan berpuasa yang artinya mereka akan menjauhkan diri dari makan dan minum di siang hari. Tetapi itu tidak berarti, aktivitas seperti bekerja, belajar, dll. tidak berjalan sebagaimana mestinya. Melihat keadaan tersebut, mungkin kamu merasa tidak enak jika kalian makan dan minum di depan teman yang beragama Islam selama bulan puasa, tetapi hal ini jangan dianggap hal yang besar, ya.

Sebenarnya, tidak masalah jika kamu makan di depan umat muslim yang sedang berpuasa. Jika kamu merasa sungkan, plis jangan sungkan –karena bisa jadi “ujian” bagi yang puasa. Tapi kalau kamu tetap merasa tidak enak hati, kamu bisa pamit diri untuk makan di tempat lain.

 

2. Karena Umat Muslim Sedang Beribadah Puasa, Kalian Tidak Perlu Menahan Lapar Juga.

Selama bulan Ramadan, sebagai teman, kamu pasti merasakan keanehan pada jadwal jam makan siang teman-teman muslim kamu. Jangan merasa gak enak, jika kamu ingin makan siang di dekat teman muslim yang sedang beribadah puasa. Sama seperti jika kamu vegetarian tetapi sedang berada di rumah makan ayam goreng, pasti kamu mengerti rasanya.

Atau kamu ingin merasakan perjuangan teman muslim yang sedang beribadah puasa? Banyak juga lho yang seperti itu. Atau juga kalian gak selera makan karena gak ada temennya? Akhirnya teman nonmuslim menahan lapar selama siang hari meskipun gak sampai maghrib ataupun gak sampai sebulan penuh. So cute.

 

3. Kamu Boleh Banget Bergabung dengan Teman Muslim yang Sedang Berbuka Bersama

Acara buka puasa bersama (bukber) akan menjadi agenda tetap di saat bulan Ramadan. Berbagai kelompok masyarakat atau keluarga menggelar acara bukber di kantor, sekolah, dan di rumah. Tak hanya itu, acara bukber terkadang juga diadakan di restoran, mall, cafe atau tempat-tempat keramaian lainnya. Tujuan dari bukber ini beragam, mulai dari menjalin keakraban, mempererat persaudaraan sesama anggota keluarga atau komunitas, atau bahkan sebagai ajang reuni. Tetapi intinya tujuan dari kegiatan bukber adalah untuk meningkatkan jalinan silaturahmi.
Terlepas dari ritual ibadah yang dijalani umat Islam, sebagai teman yang baik, kamu bisa datang dan makan bersama jika diundang Buka Bersama. Kami akan senang jika ada saudara yang bergabung, you should come brothers and sisters.

 

4. Jangan Ajak Bergosip

Bulan Ramadan bagi umat muslim bukan hanya sekedar menahan lapar dan minum antara matahari terbit sampai matahari tenggelam. Ada banyak hal lain yang harus dihindari selama berpuasa misalnya marah, berbohong, memfitnah, dll. Hal-hal tersebut tidak dapat diklaim membatalkan puasa bagi seorang muslim tetapi mampu menggugurkan pahala ibadahnya.

Karena ide besar dari Bulan Ramadan ini adalah berperang melawan hawa nafsu dan sangat baik sebagai detoks spiritual bagi umat muslim. Jadi, kamu harus memahami hal ini, jangan ajak kami bergosip, dan hal sejenisnya.

 

5. Pertimbangkan Dulu Sebelum Ngajak Teman Muslim Nongkrong di Malam Hari

Bulan ramadan adalah bulan penuh berkah yang dinanti umat muslim tidak hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia. Karena selain berpuasa di siang hari, ada ibadah tambahan yang harus dilaksanakan umat Muslim pada malam hari yaitu ibadah sholat tarawih.

Tak kalah penting dari puasa di siang hari, ibadah sholat tarawih yang hanya dilaksanakan pada bulan Ramadan ini dipercaya memiliki banyak keutamaan bagi yang melaksanakannya. Ibadah sholat tarawih ini dianjurkan untuk dilaksanakan secara berjamaah setelah sholat wajib Isya’ (baca: malam, setelah magrib). Jadi, pertimbangkan dulu sebelum mengajak (atau menerima ajakan) nongkrong malam selama Ramadan. Bukannya sok relijius, tapi sesimple “Nongkrong sekarang? Kamu gak tarawih dulu?” gak ada salahnya, kok.

 

Semoga bermanfaat bagi yang membaca artikel ini.

6 Wisata Kampung Adat di Flores yang Punya Pesona Menawan

Ini Dia 5 Hal yang Harus Diketahui Nonmuslim Selama Bulan Ramadhan