Nah Yang Sering Kesemutan? Waspada dengan 7 Penyakit ini


Kesemutan atau dalam ilmu kedokteran sering disebut paresthesia adalah sensasi rasa panas atau dingin pada permukaan tubuh tertentu yang tidak dipicu rangsangan dari lingkungan luar. Bagian yang mengalami kesemutan merasakan seperti dirambati sesuatu. Paresthesia ini muncul jika terjadi iritasi pada serabut saraf yang membawa sensasi kesemutan. Kesemutan bisa terjadi di tangan, kaki, muka dan bisa di seluruh bagian tubuh.

Pada dasarnya, kesemutan adalah suatu gelaja manifestasi dari gangguan sistem syaraf sensorik akibat rangsangan listrik di dalam sistem itu tidak disalurkan secara penuh dengan berbagai macam sebab. Yang paling sederhana, misalnya jalan darah tertutup akibat satu bagian tubuh tertentu ditekuk terlalu lama. Berikut adalah beberapa gangguan kesehatan serius yang ditandai dengan gejala kesemutan.

1. Radang Sumsum Tulang Belakang atau Myelitis.

Penyakit ini terjadi pada orang dewasa, terkadang gejala kesemutan diawali dengan flu berat. Kesemutan yang dirasakan akan semakin hebat, naik dari ujung jari kaki sampai ke pusar. Gejala ini akan berkembang menjadi rasa tebal di permukaan kulit.

Pada fase berikutnya, penderita akan merasa sulit berjalan. Yang seperti ini merupakan gejala radang sumsum tulang belakang yang disebabkan oleh serangan virus cytomegalovirus (CMV). Penderita jadi tidak bisa mengontrol buang air kecil dan sulit buang air besar. Penyakit radang sumsum tulang belakang ini ada yang dapat disembuhkan secara total, ada juga yang hanya bisa disembukan sebagian saja, tapi ada juga yang sampai lumpuh.

2. Diabetes Militus atau Kencing Manis

Pada penderita penyakit yang satu ini, kesemutan merupakan gejala kerusakan pembuluh-pembuluh darah. Sehingga mengakibatkan darah yang mengalir di ujung-ujung syaraf berkurang. Gejala yang timbul biasanya telapak kaki terasa tebal terkadang panas dan terus-menerus kesemutan di bagian ujung jari disertai dengan rasa nyeri yang akut.

3. Carpal Tunnel Syndrome (CTS)

Pada penyakit ini biasanya kesemutan menyerang ujung jari tangan kanan, selanjutnya akan berkembang menjadi rasa tebal saat digunakan untuk beraktivitas. Gejala ini berkaitan dengan rongga di pergelangan tangan atau karpal mengalami pembesaran otot sehingga menekan syaraf yang melewati rongga tersebut. CTS dapat mengakibatkan gangguan lebih serius jika didiamkan dalam 1-2 tahun. Pada tahap ini tekanan otot yang mengalami kekurangan nutrisi akan mengecil dan otot menjadi lemah.

4. Jantung

Kesemutan juga dapat ditimbulkan karena komplikasi jantung dan syarafnya. Hal ini terjadi jika saat penderita menjalani operasi pemasangan klep jantung, ada bekuan darah menempel dan kemudian terbawa aliran darah ke atas dan menyebabkan tersumbatnya salah satu pembuluh darah di otak dan kebetulan mengenai daerah yang mengatur sistem sensorik. Jika daaerah yang mengatur sistem motorik juga terkena, kesemutan akan menjadi kelumpuhan.

5. Reumatik

Dalam hal ini syaraf terjepit disebabkan sendi pada engsel, sebagai contoh sendi pergelangan tangan berubah bentuk. Gejala kesemutan biasanya hilang dengan sendirinya bila rematik sembuh.

6. Stroke

Kesemutan bisa menjadi tanda stroke ringan, hal ini disebabkan sumbatan pada pembuluh darah di otak sehingga menyebabkan kerusakan syaraf setempat. Gejala ini disertai gejala lain, yaitu : rasa kebas separuh badan, buta sebelah mata, sukar bicara, penglihatan ganda dan kabur.

7. Guillan-Barre Syndrome

Ditandai dengan gejala demam tinggi , batuk dan sesak nafas. Kemudian disertai rasa kesemutan dan kebas. Kesemutan biasanya terasa di sekujur tubuh, khususnya pada ujung jari kaki dan tangan karena virus menyerang sistem syaraf tepi. Bila keadaan tersebut tidak segera diatasi, dapat menyebabkan sesak nafas dan lumpuh di seluruh tubuh.