,

Tak Hanya Dikenal Dengan Kampung Naga-nya, Desa Neglasari Ternyata Menjadi Sentra Wajit Angleng di Tasikmalaya

Tasikasik.com – Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya cukup terkenal oleh para wisatawan karena di desa ini terletak tempat wisata budaya yakni Kampung Naga. Namun, selain dikenal dengan Kampung Naga, Desa Neglasari ini ternyata menjadi sentra produksi salah satu oleh-oleh khas Tasikmalaya yakni Wajit Angleng.

Wajit Angleng khas Neglasari ini merupakan makanan ringan yang terbuat dari beras ketan, gula merah, dan parutan kelapa. Bentuknya mengerucut seperti piramida dan dibungkus dengan daun jagung kering. Makanan tradisional ini biasanya disajikan di acara-acara khusus seperti perayaan hari raya, hajatan nikahan atau khitanan, syukuran, dan sebagainya.

Selain rasanya yang legit, wajit ini juga bisa menahan rasa lapar Anda. Coba saja makan 3 hingga 4 buah wajit khas Neglasari. Rasa lapar Anda bisa tertunda hingga beberapa waktu ke depan. Wajit ini juga bisa bertahan hingga 20 hari jika disimpan di tempat yang kering. Namun, hati-hati jika menyimpannya di tempat yang lembab karena akan musah berjamur.

Untuk bisa mendapatkan wajit khas Neglasari ini, Anda mengunjunginya langsung ke sentra Wajit Angleng Neglasari yang ada di Kampung Bunisari Desa Neglasari Kabupaten Tasikmalaya.

Opak BECA , Penganan Unik Khas Tasikmalaya

Tak Hanya Dikenal Dengan Kampung Naga-nya, Desa Neglasari Ternyata Menjadi Sentra Wajit Angleng di Tasikmalaya