,

Yakin Bahwa Rumahmu Sudah Sehat? Cek Dulu 6 Hal Berikut Ini

Tak bisa dipungkiri kalau makna rumah itu tak hanya sebatas tempat untuk tinggal dan beraktivitas. Rumah juga berperan sebagai saksi bisu perjalanan kehidupanmu dan anggota keluarga. Mengingat besarnya makna rumah, maka penting banget nih untuk selalu aware akan keadaan rumah. Karena nyatanya, berbagai hal simpel di rumah seperti di bawah ini malah bisa berbahaya bagi kesehatan anggota keluarga:

 

1. Bahaya rayap tak terlihat

xylophages-22ce6fdc2c78a6abf3303413ed819dd0.jpg pestcontrolservices.fr

Salah satu risiko terbesar dari memiliki rumah di negara beriklim tropis adalah bahaya rayap yang menggerogoti kayu rumah. Kerusakannya yang tak dapat langsung disadari, serta bentuknya yang hampir tak terlihat membuat penyebaran dari rayap memang sulit di prediksi. Solusinya adalah gunakan kayu berkualitas untuk fondasi rumah serta tetap jaga perabotan kayu tetap kering.

2. Udara yang mengandung virus

01-lung-cancer-signs-coughing-blood-1-95b1450e3c08f6583250e36e86996d54.jpgrd.com

Yakin kondisi rumah sudah benar-benar bersih? Ternyata perabotan yang bersih dari debu, lantai yang telah diberi disinfektan, serta sofa dan kasur yang bersih dari tungai, tak menjamin rumah telah ‘bersih’ dari bahaya penyakit. Faktanya adalah kuman, bakteri, dan jamur masih dapat hinggap di udara yang dianggap bersih sekalipun.

Meski membersihkan udara dari sumber penyakit bukan perkara mudah, nyatanya masih terdapat cara untuk melindungi diri dan orang terkasih. Salah satunya bisa ditemukan lewat penerapan teknologi Nanoe untuk berbagai perlengkapan elektronik, seperti AC misalnya. Nanoe sendiri merupakan partikel mikro yang dapat menembus ke dalam serat secara sempurna untuk menyerap virus, bakteri, serta alergi yang ada di udara. Saat ini, teknologi Nanoe sudah diterapkan oleh Panasonic, yang memang berkomitmen untuk memberikan kenyamanan tinggi melalui produk elektronik yang dimilikinya. Menjalani hidup lebih baik pun jadi tak terasa merepotkan, bukan?

3. Tungai pada kasur

33-53a7dfcc121df36d277438e98576d9de.jpgprelo.co.id

Jika kulit terasa gatal secara tiba-tiba saat tidur, besar kemungkinan hal itu disebabkan oleh tungai yang hinggap pada kasur. Tungai atau kutu kasur merupakan serangga yang keberadaannya sulit sekali terdeteksi karena berukuran kecil serta sering bersembunyi di serat kasur. Untuk itu, bersihkan kasur dengan vacuum cleaner secara berkala dan jangan lupa untuk mengganti seprai secara rutin.

4. Makanan yang terkontaminasi bakteri

2013-06-25-appleeating-original-c1ca5b5fc4af7618d8b74f90a97b5cc9.jpghuffingtonpost.com

Yakin makanan yang tersedia di rumah sudah pasti bersih dan sehat? Nyatanya makanan sehat yang terlihat bersih pun masih dapat mengandung bakteri-bakteri yang dapat mengganggu kesehatan kita dan keluarga. Hal ini terutama dapat terjadi saat penyimpanannya; makanan kita dapat dihinggapi bakteri dan virus tak terlihat.

 

5. Dinding berjamur

vocht-in-huis-aanpakken-2517109848d0255f346c7362573f81a8.jpgkemo-vochtwering.nl

Meski sepele, apabila didiamkan jamur yang berkembang di dinding rumah dapat menimbulkan penyakit fatal, misalnya seperti infeksi saluran udara dan kulit. Untuk menghindarinya cukup mudah. Mulailah dari langkah sederhana seperti rutin membersihkan rumah secara berkala hingga ke bagian yang sering luput, seperti dinding. Selain itu, pastikan sumber air di rumah tak mengalami kebocoran yang dapat menyebabkan kelembaban dan menimbulkan jamur.

6. Proses mencuci yang tak optimal

2015-08-27-1440682819-5323552-laundry-1-d40a345150461692ff24b49449bf5f22.jpeghuffingtonpost.com

Lebih banyak detergen dapat membuat cucian jadi lebih bersih? Faktanya penggunaan detergen berlebih tak berpengaruh pada kebersihan pakaian. Karena kandungan surfaktan yang berfungsi untuk membersihkan hanya mengapung di bagian atas detergen, sehingga tidak seluruh kotoran dapat dijangkau oleh surfaktan.

Daripada detergen habis sia-sia, lebih baik untuk menggunakan mesin cuci yang juga bisa mendukung pakaian untuk tercuci dengan sempurna. Panasonic menawarkan teknologi Active Foam System, yang dapat menghasilkan busa padat. Sehingga saat detergen diubah menjadi busa, surfaktan dapat berkonsentrasi di seluruh permukaan busa yang bulat. Hal ini meningkatkan area jangkauan surfaktan yang bersentuhan dengan kotoran.

Inilah 15 Tips Agar Kamu Semangat di Pagi Hari

Yakin Bahwa Rumahmu Sudah Sehat? Cek Dulu 6 Hal Berikut Ini